Kampung Pesakitan di Bogor ( Parung Panjang )
Sunday, August 31st, 2008
Relawan mencatat ada 146 penderita gizi buruk di Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Kemiskinan, kebodohan, dan ketidakpedulian membuat mereka tidak tertolong.
Berapa berat bayi Anda sekarang? Annisa (1 tahun 4 bulan) hanya seberat 6,2 kg. Jangan tanya soal susu atau biskuit bayi yang dikonsumsinya apa, karena Elly (20) ibunda Annisa sama sekali tak dapat membedakan susu formula bermerek Promil, Bebelac, atau SGM. Elly buta huruf, pendidikan sekolah dasar saja tidak dialaminya, kerja tidak, suami meninggal, jadilah ia tidak pernah membeli susu atau biskuit bayi.
Annisa hanya mengonsumsi apa saja yang dimiliki dan diberikan ibunya. Seringnya tidak makan, paling-paling sesekali air nira, teh manis, dan bubur nasi. Itupun kalau ada yang memberi. Bantuan dari Puskesmas Parung Panjang berhenti Februari 2008. Kabarnya, bulan ini bantuan ada lagi. Itupun hanya empat bungkus susu Promil (200 gr) dan empat bungkus biskuit bayi.
Ini lebih dari gizi buruk, mendekati busung lapar, ujar Uun (42) relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang mengantarkan Sharing menelusuri Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, akhir bulan lalu. Di kecamatan yang seluruh desanya tergolong desa miskin ini, Uun mendata ada 146 penderita gizi buruk baik usia bayi, anak kecil, maupun remaja. (more…)