Akhir Tahun, Double Track Serpong-Parung Panjang Rampung
Kapanlagi.com - Pembangunan rel jalur ganda (double track) antara Stasiun Serpong - Parung Panjang sepanjang 12 Km diharapkan selesai akhir tahun 2008 dan kini memasuki tahap pertama tender pembangunan jalur listrik, penambahan sinyal dan gardu pembangkit.”Pembangunan double track antara Stasiun Serpong- Parung Panjang sepanjang 12 Km itu diharapkan akan selesai akhir tahun 2008 dan kini memasuki tahap tender,” kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Departemen Perhubungan, Wendy Aritenang seusai mengadakan kunjungan kerja ke Stasiun Parung Panjang dan Merak, Provinsi Banten, Senin.
Menurut dia, selesainya pembangunan double track antara Serpong-Parung Panjang pada akhir 2008 diharapkan dapat meningkatkan frekuensi angkutan KA untuk daerah tersebut. “Dengan adanya penambahan frekuensi itu, maka diharapkan dapat merangsang pertumbuhan pembangunan perumahan di daerah tersebut,” katanya
Wendy mengatakan, rencana pembangunan double track Serpong - Parung Panjang sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 2007 dan dianggarkan sebesar Rp150 miliar melalui APBN.
Dalam pembangunan perkeretaapian, pemerintah untuk sementara memfokuskan pada keselamatan dan kenyamanan penumpang di mana akan terus melakukan perbaikan dan penambahan prasarana yang ada, katanya.
Selain itu, pemerintah juga terus melakukan penambahan angkutan komuter KA yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama masyarakat kota besar yang berdomisili di pinggiran kota besar, katanya. “Karena moda angkutan KA kini dianggap masyarakat sebagai angkutan cepat murah dan nyaman,” katanya.
Untuk Jurusan Jakarta- Merak pembangunan double track diharapkan pada akhir tahun 2009 sudah mencapai di Stasiun Maja atau sekitar 55 Km dari Jakarta. “Dengan demikian, frekuensi angkutan KA di daerah tersebut akan mencapai sekitar 32 rangkaian KA per hari, ” katanya.
Ia mengatakan, demi kenyamanan dan keselamatan penumpang KA ekonomi yang saat ini dalam kondisi yang memprihatinkan juga akan ditarik secara bergilir dan akan diperbaiki secara bertahap.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Dirjen Perkertaapian juga melakukan dialog dengan beberapa penumpang KRD di Stasiun Parung Panjang yang pada umumnya mengharapkan penambahan frekuensi angkutan KA untuk daerah tersebut.
Para penumpang pada umumnya juga mengharapkan perbaikan fasilitas di KRD ekonomi karena angkutan KA dianggap oleh mereka merupakan moda angkutan yang cepat, murah dan nyaman. (*/rsd)
diambil dari http://www.kapanlagi.com/h/0000220473.html
September 12th, 2008 at 4:48 pm
saya sangat iba sekali ketika mengetahui keadaan orang2 di daerah parung panjang yang masi terbelakang dan belum ada kemajuan dalam pendidikan dan fasilitas disana belum berkembang
October 7th, 2008 at 3:41 pm
bener kata brigita, makanya banyak pendatang yg mayoritas berdomisili di griya dan perumnas menyekolahkan anaknya di luar parung panjang sepeti serpong, palmerah, kebayoran dan tanah abang bahkan ada yg sekolah sampe di kota segala. mereka semua banyak sekali memanfaatkan kereta loh. termasuk saya. dg adanya double track mudah-mudahan era globalisasi makin terasa hingga menyadari para pimpinan di parung panjang tuk segera berbenah diri memfasilitasi kebutuhan para warganya, tul gak ?????
yo lanjut sodara-sodara
November 3rd, 2008 at 12:07 pm
Dengan double track Serpong - Parung Panjang, yang sebentar lagi akan selesai pada akhir tahun 2008 ini, P.Camat Parung Panjang dan bubapti Bogor segera berbenah diri terkait dengan FASUM dan infrastruktur yang ada di Kecamatan Parung Panjang yang sampai saat ini masih sangat tetinggal dalam semua bidang.
Rasiyam GPP.
November 15th, 2008 at 5:10 pm
Saya tertarik sekali mendengar berita ini dan kalau boleh tahu apakah teman - teman ada yang tahu dimana tepatnya letak stasiun Parung Panjang ini nantinya? dan jenis kereta apa yang akan dipakai disitu, (maaf) apakah kereta ekonomi saja atau ada yang kelas bisnis (pakai AC) atau gimana ya? Dan apakah dengan kereta ini bisa langsung nyampe Jakarta/ nyampe ke tujuan lain? (misal lokasi kerja di Tanjung Priuk?) hehehe — Maklum ya — Masih banyak orang susah kayak saya hehehe –Bisa info ke saya? windi di pantouw2002@yahoo.com? Matur Nuwun !
February 12th, 2009 at 3:35 pm
stasiun KA parungpanjang terletak setelah stasiun Cisauk dari arah Jakarta. Kalau umpamanya anda mau ke T. Priok, anda bisa menggunakan KA dari Parung Panjang jurusan Stasiun Kota. Dari sini tanya apa ada KA yang ke T. Priok. Jalur dan stasiunnya sih ada sejak zaman Belanda. Tapi sekarang tidak jelas pengoperasiannya KA-nya.
Begitulah Pemerintah Indonesia yang sampai saat ini komitmennya masih setengah2 dan belum berpihak kepada mass rapid transportation spt KA ini.
March 30th, 2009 at 1:29 pm
Tahun 2008 sudah berlalu. Jangankan double jalur ganda. Elektrifikasi pun belum bisa dioperasikan karena gardu aliran atas lagi dibangun. Sebaiknya, kalu menyampaikan informasi kepada masyarakat, baik langsung maupun melalui media, ya yang benar lah. Jangan enak di kuping, tetapi lain lagi di lapangan. Untuk pengoperasian, tentunya bertahap. Nggak tiba-tiba semua KRL masuk Parung Panjang. Pertama ekonomi dulu. Animo bagus, ditambah lagi, dan animo bagus lagi, lalu ditambah lagi dengan yang lebih baik.
Memang sarana dan prasarana di Parung Panjang sangat-sangat tidak diperhatikan. Jalannya bukan main sangat rusak/buruknya.
May 27th, 2009 at 3:17 pm
CAPE DEH…….NUNGGUIN………. DARI DULU……
June 1st, 2009 at 3:57 pm
Dengan adanya KRL..apalagi yang AC….mudah-mudahan tidak akan dinaiki oleh penumpang katro ndeso, gak pernah beli karcis, pedagang yang lebih berkuasa dari penumpang, yang suka dorong-dorongan, yang lebih suka ngeliat orang hamil brojol di kereta karena gak ada yang ngasih duduk (sebegitu burukkah penumpang kereta api lintas serpong - rangkas bitung?..kalau mau tahu rasakanlah sendiri)
June 15th, 2009 at 4:02 pm
Kapan nih kreta listriknya Parung Panjang Tanah Abang ni udah pertengah tahun 2009 jangan2 ga ada yang mikirin….. masalahnya ada PILPRES barangkali ya…
tapi jangan sampai dilupain rakyat kecil ni susah banget ke Parung Panjang kalau ga ada kreta bisa 2 jam setengah dari jakarta. Ayo dong bapak yg bekepentingan terkait ga usah ikut sibuk PILPRES.
July 28th, 2009 at 1:40 pm
Mau menanyakan kalau menuju stasiun Parungpanjang dari arah Tangerang menggunakan kendaraan umum jalan mana yang harus dilalui ?terimakasih infonya
August 6th, 2009 at 3:51 pm
Taman Adiyasa, D24/3
semoga pembangunan rel ganda akan mempersingkat waktu saya dan juga rekan-rekan yang sehari-harinya selalu naik kereta karena disamping transportnya lebih murah juga lebih efisien. tetapi juga bisa menggerakan roda ekonomi masyarakat yang tinggal disekitarnya, saya berharap agar pembangunan ini bisa cepat terealisasi secepatnya.
September 17th, 2009 at 11:02 am
Ooooooohhhh …….. kasihan parung panjang yang masih terbelakang…..sulitnya transportasi, kurangnya sarana prasarana untuk menunjang aktifitas publik, infrastruktur yang minim ….. mohon perhatian khusus dari bapak-bapak yg berwenang Bapak-bapak dari Pemerintah Pusat, bapak Bupati Bogor, Bapak Camat Parung Panjang dll …..semoga dlm waktu dekat harapan masyarakat tsb dapat diwujudkan…sehingga investor tertarik untuk berinvestasi di Parung Panjang seperti tetangganya yang telah menjadi Kota yg maju, indah, semarak….yakni Kota Depok. Amiiin……
September 17th, 2009 at 10:29 pm
Pak camat dan stafnya, Bupati, ayo dong rencanain tu kota parung Panjang soalnya kreta KRL udah masuk walaupun baru 1 kali sehari tapi ini tanda kemajuan dan tinggal babak2 Muspika untuk segera membangun insfrastruktur dan vasum terutama tertibkan dong segala hal yang menyangkut hajat orang banyak khususnya warga parung panjang contohnya Pasar, jalan, dan prasarana lainnya biar investor mau menginvestasikan modalnya di kota kita ini. oke Pak Muspika, ayo bekerja dengan masyarakat bersama-sama biar cepat terlaksana.
February 19th, 2010 at 3:33 pm
sudah aku tunggu2 12 tahun lamanya baru kesampaian,yang penting KRL beroperasi dulu kan aliran listrik di jalur parungpanjang-maja sudah teraliri walau saya 2 th.lagi udahan purnakarya. saya dukung pendapat kang Rasiyam para pejabat pemda kabupaten bogor anjangsana/berkunjung ke wilayahnya syukur sampai dengan batas wilayah (perbatasan kab.lebak)