Parung Panjang Itu Jauh?
Sarie febriane
Sejak dua tahun lalu, Audrey (33) kerap kali terpaksa harus menipu sopir taksi. Bagaimana tidak, tanpa penipuan, bisa-bisa Audrey tak bisa pulang. Rumahnya di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, selalu “berhasil” membuat sopir taksi mana pun kehilangan hasrat untuk mengantarnya.
“Jadi saya naik dulu aja, bilang sama sopir ke arah Tangerang. Nanti di tengah jalan, baru saya bilang ke Parung Panjang. Supirnya biasanya langsung cemberut. Habis kalau enggak pakai cara begitu, saya selalu ditolak sopir taksi,” kenang Audrey, warga Perumnas Bumi Parung Panjang, sejak dua tahun lalu.
Parung Panjang sebenarnya tidak terlalu jauh dari kawasan kota satelit Bumi Serpong Damai (BSD), hanya sekitar 10 menit berkendaraan. Dari Jakarta, Kecamatan Parung Panjang dapat ditempuh sejauh 45 kilometer. Sementara dari ibu kota Kabupaten Bogor, yakni Cibinong, jarak tempuhnya lebih jauh lagi, yakni sekitar 65 kilometer.
Meski dekat dengan BSD, citra Parung Panjang masih seringkali dianggap jauh dari “peradaban”. Sopir taksi menganggapnya tak cuma kawasan pelosok, tetapi juga mengkhawatirkan.
Jalan utama yang rusak berat, lampu penerangan jalan yang langka, serta kawasan yang relatif senyap di kala malam, membuat sopir taksi sungguh segan melintasi Parung Panjang. Kini, meski relatif sudah lebih ramai, terlebih sejak hijrahnya pendatang yang menghuni perumnas, infrastruktur jalan di kawasan itu masih sangat memprihatinkan.
Kecamatan Parung Panjang saat ini dihuni 100.851 jiwa atau 24.118 (sensus daerah tahun 2006), yang tersebar di 11 desa. Secara bertahap, Parung Panjang mulai lebih ramai sejak dibukanya proyek Perumnas sejak 1996, yakni sebanyak tiga sektor dari tujuh yang direncanakan.
Areal Perumnas sebesar 400 hektar di kecamatan seluas 6.289,433 hektar ini sedianya akan menjadi proyek Perumnas terluas di Indonesia. Kini di ketiga sektor itu telah berdiri 5.179 unit rumah bertipe 21-70, yang 90 persennya telah terjual.
Kawasan Parung Panjang belakangan memang mulai dilirik sebagai kawasan permukiman yang harganya masih relatif terjangkau. Terlebih bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang sehari-hari masih mengandalkan ibu kota Jakarta untuk mengais nafkah.
Terbukti, Manajer Cabang Perum Perumnas Parung Panjang Chornelius Siram menyebutkan, tipe-tipe rumah di Perumnas yang paling favorit yakni bertipe 21, 27, 36, 45. Kelima tipe tersebut seharga mulai Rp 38 juta– Rp 105 juta. Di Perumnas Parung Panjang itu juga kini tengah dibangun rumah susun dengan 338 unit yang akan menampung warga gusuran dari Jakarta, misalnya para penghuni kolong-kolong jembatan.
“Di sini punya uang Rp 3 juta aja sudah bisa punya tanah lumayan luas. Harga Rp 20.000 per meter juga masih ada,” tutur Narkiyah, Kepala Seksi Ekonomi Kecamatan Parung Panjang.
Salah satu yang membuat kawasan ini mulai diminati untuk bermukim yakni terdapatnya lintasan Kereta Api Diesel (KRD) jurusan Kota-Rangkasbitung. Dengan hanya tiket seharga Rp 1.500, warga Parung Panjang sudah dapat mengakses Jakarta. Ongkos ke Jakarta tersebut jauh lebih rendah ketimbang harus menempuh dengan angkutan umum, yang harus berganti-ganti setidaknya lima kali, termasuk ojek. Tak heran, saban hari ribuan penumpang memadati stasiun KRD Parung Panjang untuk berebut ruang gerbong dan juga atap gerbong kereta.
Camat Parung Panjang Zaenal Ashari mengatakan, sebagian besar warga saban pagi pergi ke Jakarta untuk mencari nafkah. Mereka bekerja baik di sektor informal maupun formal. Warga Perumnas, misalnya, banyak yang bekerja di sektor formal semacam pegawai negeri, ataupun swasta.
Sementara warga di perkampungan banyak yang bekerja di sektor perdagangan. Meski di sejumlah tempat terdapat galian pasir hitam, putih, serta bahan semen dan keramik, hal itu tidak berkontribusi signifikan bagi perekonomian warga. Sebab, hanya segelintir warga yang memiliki tanah galian yang dapat membisniskannya. Sebab itu, laju pencarian nafkah ke Jakarta tetap tinggi. Akibatnya, transportasi kereta menjadi sangat krusial menopang laju hidup sehari-hari. Apalagi ketika infrastruktur transportasi jalan sangat mengkhawatirkan.
Masalah kelangkaan air bersih juga sempat memusingkan warga di musim kering yang lalu. Ditambah lagi suplai air dari PDAM sempat mati hingga dua bulan lamanya.
Sumber:
http://kompas.com/kompas-cetak/0702/26/metro/3336944.htm
February 10th, 2008 at 2:55 pm
Beneeeeeeeeeeeeerrrrrr bangett..PARUNG PANJANG emang jauhh……daerahnya kek terisolir..dah gitu jalannya awwwww…Gw rasa parung nantinya bakal dijadiin tempat semacam penjara alcatraz atau tempat buat uji coba Nuklir..kwkkkwkwkwk.Wah kl gw ampe punya pacar yg tinggalna didaerah sana,bisa bisa setaun sekali gw apelinnya…hahahahaha.Peace…;)
September 4th, 2008 at 4:20 pm
Perkembanganya yang sangat lambat di Parungpanjang mengakibatkan sebagian warga yang sudah pindah di pelbagai perumahan di pParungpanjang, angkat koper kembali. Kemajuan ini semoga berarti bagi peningkatan IPM, yang lebih penting adanya pembangunan infrastruktur yang sudah sangat parah untuk memutus isolasi daerah ini. Maju Parungpanjang, siapa lagi yang mau membangun Bogor, kalau bukan kita? Mudah-mudahan pemerintah merealisasikan kembali pembangunan jalan Til yang sempat tertunda sewaktu krismon 97.
September 11th, 2008 at 2:20 am
setuju… jika tidak adanya pembangunan infrastruktur yang memadai.. sangat sulit sekali untuk menjadikan kota parung sebagai kota megapolitan… yang ada tetap menjadi kota MEGASULITAN.. secara begitu sulitnya jika kita membutuhkan sesuatu disana.. peace ah.. :p
November 1st, 2008 at 3:14 am
gw pernah ke parung panjang waktu sma..jauuhhhh banget en jalannya rusak..ternyata setelah 12 tahun tetap saja seperti itu…sy punya teman sma dulu tinggalnya deket stasiun kerata api parung panjang..temen gw ini anak kontraktor dulunya..ada yg kenal ?
December 4th, 2008 at 10:32 am
Parung panjang adalah daerah, dimana saya pernah tinggal tepatnya desa jagabaya (dari kecamatan parung panjang masih ke utara) jauhnya itu bujug buneng. Saya tinggal di perumahan Griya Selaras Baru desa Jagabaya (Ciresek) Kalo pulang kerja kemaleman dikit aja udah ga ada mobil, paling paling numpang truk batu yang melitas tiap hari di depan komplek. Hal itu sih sebetulnya tidak terlalu problem buat saya, yang jadi masalah mendasar adalah sering tidak ada air (daerah sussah aiiiir). Tolonglah bapak camat/ atau pejabat setempat segera dibautkan PAM untuk daerah tersebut….
PISSS untuk JAGABAYA…..
Salam kompak selalu
January 18th, 2009 at 2:08 pm
Gue orang parungpanjang, tapi gw bukan tulen orang parungpanjang. tahun 1992 gw mulai kenal Parungpanjang. saat itu begitu asri parungpanjang. sekarang kebalikannya jika dilihat dari alur jalan / akses jalan utama.. waduh buktiin sendiri dah keparungpanjang, lintas dari jembatan malangnengah ampe labakwangi waduh 75% bukan jalan menurut saya. apalagi saat musim hujan genangan air ada sepanjang jalan tsb. nah kalo musim kemaro debu jalanan menghempas warga yang rumah dipinggir jalan. depat dilihat dan buktiin sendiri di depan rumah gw (cikabon) paling parah, udah gw laporan via DLLAJ yang kerjaannya menjerat rupiah dijalanan. ada hasilnya sih, tapi cuma diurug ama puing bekas bangunan… waduh kebayang sendiri dah. nah gw selaku masyarakat kecil minta ke aparatur pemerintahan setempat dengan semua unsur terkait AYOLAH BANGUN AKSES JALAN diparungpanjang dengan baik……….
January 18th, 2009 at 2:15 pm
Waduh… parungpanjang. ada reman pinggir jalan nya.
walo jalanan rusak masiha mao aja sopir sopir ngasih jatah reman dipenggir jalan. duitnya buat apa ntuh…
ampe sa iki jalanan rusak dan parah……….
kasihan masyarakat. AYO BANGUN PARUNGPANJANG
January 23rd, 2009 at 2:55 pm
kamil…. kamu bener….!!!!!!! duitnya untuk sapa tuch….. :-@ dasar reman baju biru muda kurang ajar…. :-@
February 5th, 2009 at 2:49 pm
Kami orang parung panjang sudah 13 tahun kami tinggal di griya parung panjang, hingga sekarang, yang saya herankan kenapa ya parung panjang tidak ada perubahan kami mengharapkan parung panjang ada perubahan terutama jalan-jalan yang rusak parah, kami mohon kepada aparat Pemerintah setempat dan unsur yang terkait untuk memperhatikan jalan-jalan yang rusak parah, masalah banyak kendaraan yang pada jatuh dan ada juga yang tabrakan, marikita sama-sama Membangunan Parung Panjang demi masa depan anak cucu kita. Insya Allah Aparat Pemerintah kita memperhatikannya Amiinnnn
February 9th, 2009 at 11:00 am
Saya dari Jakarta sebentar lagi mau hijrah ke Perum Inkopad Cibunar Parung Panjang, Sudah beberapa kali pulang pergi kesana lumayan cukup jauh dan jarak tempuh ke tempat kerja Jl Panjang Kedoya Jak Bar memakan waktu -/+2.5 jam.
Soal jarak sih memang terhitung jauh dah gitu akses jalan ga ada yg enak kalau dah Bagusnya di jalan legok-prg panjang sebelum rel KA sy langsung ambil kanan soalnya selepas rel jalannya hancur lebur parah bangat kalau hujan dah kaya kubangan kebo.Tapi di balik itu saya tetap optimis bahwa suatu saat Parung panjang pasti akan menjadi kota terbaik di banding kecamatan lainnya,lihat saja sudah berapa banyak perumahan di bangun disana dan terus semakin menjamur, terlebih telah terbentuknya otonomi daerah Kabupaten Bogor Barat yg akan mengejar segala sisi yg tertinggal.Ayo sama sama kita bangun Parung Panjang !
February 17th, 2009 at 6:51 pm
kapan jalan lebak wangi - parung panjang di aspal……………
March 4th, 2009 at 11:08 pm
Parung panjang letaknya di ujung Kba Bogor berbatasan langsung dengan Kba Tangerang, sptnya kurang dapat perhatian oleh PEMDA Bogor yang lbh memperhatikan daerah Puncak dan sekitarnya
March 11th, 2009 at 2:43 pm
Parung panjang oh parung panjang … tidak akan pernah ada perubahan selama …
korupsi dan premanisme masih merajalela disana…
Ayo lah warga parung bangkit ini sudah tahun 2009 tahun kebangkitan
jangan mau hanya menjadi objek ekploitasi bagi warga lainnya
March 11th, 2009 at 4:32 pm
P ermukiman mulai berkembang sejak ada pembangunaan oleh perumnas
A kan tetapi fasilitas dan infrastruktur lain nya belum banyak menunjang
R adio Komunitas Sudah mulai muncul ssbg media hiburan
U nggulan daerah berupa gunung batu dan wisata goa gedawang
N amun ini dapat menjadi potensi daerah dn wisata
G erak perekonomian sudah mulai menggeliat
P remanisme kadang menjadi solusi dalam menyelesaikan masalah
A kan mah tidak mau ikut-2 an
N antikan infrastruktur KRL tahun ini
J angan tunda uji cobanya agar sarana transportasi memadai
A kan membawa perkembangan wilayah yg maju
N yok…. kita rame-rame menjaga fasilitas stasiun KA
G una tercipta kedamaian dan kesejahteraan masyarakat parung
March 12th, 2009 at 12:20 pm
Saya jg setuju dgn comment temen2. Butuh perhatian khusus dari Pemda, terutama akses jalan harus diperbaiki & dibeton saja. Kalau jln sdh bagus, saya rasa akan mudah mengembangkan kota Parung Panjang
March 19th, 2009 at 10:27 pm
aduh…kasihan banget ya parung panjang dari dahulu selalu di identik kan dengan hal-hal yg menyerm kan.saya lahir dan besar di parung panjang[kabasiran]dari dulu keadaan nya tdk pernah berubah.jalan nya selalu rusak dan berlubang.sampai2 aku pernah di pernah di putusin pacar dengan alasan malas apel ke rumah ku karna harus melewati jalan rusak.kasihan banget ya aku….tapi walaupun aku sekarang telah hijrah dari parung panjang[gak jauh-jauh amat sih…]aku selalu ingat dan rindu tuk pulang.karna di sana lah tempat aku mengukir asa….
March 21st, 2009 at 5:57 pm
lurah parung panjang masih gaston?
yang preman itu katanya ya?
April 17th, 2009 at 10:52 am
Siapa bilang parungpanjang menyeramkan dan jauh,,,,?????
Emang Gw akuin parungpanjang dulu seperti itu tetapi sekarang udah Beda cuy,,,sekarang parungpanjang udah maju apalagih sekarang udah ada perumnas dari perum 1,2,3 and disana juga ada rumah susun yang ga kalah tinggi dan mewahnya diban dingkan gedung2 yang ada dijakarta. And yang paling penting di dan sangat sangat penting adalah disana ada sekolah SMK yang yang sangat mengutamakan prestasi belajar bagi siswa/i nya ketimbang uang,,,,!!!!!!!!!!
Pada mautahu ga nama sekolahnya apaan,,,,,,,,????????
Nama sekolahnya adalah (”SMK BINA PUTRA MANDIRI”)
April 19th, 2009 at 5:04 pm
saya berharap bukan hanya kita yang akan merealisasikan daerah bogor khususnya parung panjang bogor yang sangat memprihatinkan.Dan mungkin hanya orang-orang/genersi yang akan membuat parung panjang menjadi lebih maju untuk masa depan yang akan datang dan dan menjadi yang terbaik dari daerah apapun.karena parung panjang adalah daerah papuanya daerah bogor.
April 21st, 2009 at 11:36 pm
Saya sdh 10 thn tinggal di sana, terus terang yang ga bikin betah jalannya itu loh….kenapa ga pernah mulus…????
May 8th, 2009 at 5:59 pm
satu hal yang paling penting untuk parung panjang adalah adanya seorang tokoh yang tulus membimbing masyarakat, ikhlas ingin membangun desanya…
June 4th, 2009 at 2:38 pm
yang bikin pusing tinggal di parung panjang cuma jalannya doang…. soalnya gak pernah bagus…. baru beberapa hari di betulin, dah hancur lagi.. coba pihak-pihak yang berwenang cari solusi jalan terbaiknya gmn… soalnya truk yang lewat muatanya ruarrrrr biasa….. dah truknya besar (alias tronnnnton), muatanya juga gak kira-kirra….. mungkin kalo ada pengawasan dari muatan truck yang lewat dibatasi, bisa mengurangi uancurrnya jalan di daerah parungpanjang……
June 9th, 2009 at 3:40 pm
betul, jauh banget
mana krl masih belum jadi..
kapan ya …
June 25th, 2009 at 6:02 pm
parung panjang kalau menurutku ga da tokoh m pemimpinya……..
June 30th, 2009 at 12:20 pm
Parung pangjang …. hmm…
Terakhir kesana sekitar taon 98 ato 99 sewaktu masih pacaran , ternyata jalanan nya masih belum berubah ya
rencanya nya mau kesana ,.. tapi dapat info dari situs ini jalanan nya belum bagus juga ,.. jadi mikir mikir lagi deh ….
July 6th, 2009 at 4:42 pm
Emang jalan ke parung masih parah yach?
gw udah 3 tahun ga balik-balik ke parung , aneh juga yach dalam waktu 3 tahun infrastruktur di parung ga ngalamin banyak kemajuan..
Nyokap gw tinggal di kabasiran, gw skarang masih ngadu nasib di sumatera nih.
salam kenal bwat kawan-kawan yach.
August 22nd, 2009 at 9:58 pm
bersyukurlah sekarang akses jalan mulai diperbaiki kagak kaya kubangan kebo lagi, he….he….. tinggal dipantau kendaraan yg lewatnya, jgn melebihi kekuatan beban jalan, baru setahun dicor udah rusak, kan ga lucu…..
September 6th, 2009 at 4:03 pm
Sbg warga pendatang th 1998 di BPP (Bumi Parung Panjang), sedih & sngt prihatin, sdh brjln13 th lmbt skali perkembangannya. Dari bnyk respons di ats, sy simpulkn “jalan lah” yg menjadi pangkal utamanya, walau saat ini sdg dilaks perbaikn jln utama, namun sy pesimis bs bertahan lama. Bgmna sektor perekonomiannya bs maju.. klu jlnnya dmkn trs. Mungkinkah? Ada unsur penyunatan dlm pembuatannya.. Sy hnya bs berharap dr transportasi ‘Double Track and KRL’ yg infonya neh? akhir 2008 sdh bs dinikmati, ternyataaa… (Bgt dech!) Sy menghimbau pd para pjbt terkait u/ lbh memperhatikn daerahnya, agar slangkah lbh maju dr tetangganya (Tangerang). Amin…
September 24th, 2009 at 2:23 pm
Memang sungguh menarik mencermati kecamatan Parung Panjang yang wilayahnya jauh dari pusat Pemerintah Kabupaten Bogor yang notabene sesungguhnya wilayahnya lebih berdekatan dengan pusat pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, bahkan lebih dekat lagi (bertetangga) dengan BSD yang nampak sudah lebih spektakuler pembangunan infrastrukturnya sehingga investor berlomba-lomba menanamkan investasinya membangun daerah tersebut. Kita memaklumi apabila Parung Panjang sampai saat ini belum begitu “tersentuh/dilirik” oleh Pemerintah Kabupaten Bogor krn jaraknya yang jauh dari pusat pemerintah Kabupaten Bogor memang nampak wajar. Oleh karena itu, kalau boleh usul kepada pihak yang berwenang, untuk mempertimbangkan Kecamatan Parung Panjang masuk ke dalam wilayah Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten dengan harapan semoga investor yang menanamkan modalnya membangun wilayah BSD dapat melirik untuk membangun pula Kec. Parung Panjang. Dengan memohon ridho Allah SWT. kita berdoa mudah-mudahan harapan tsb terkabul demi terwujudnya masyarakat Parung Panjang yang lebih sejahtera lahir dan batin. Amiiin… ya robbal alamiin
November 6th, 2009 at 4:32 pm
ParungPanjang….hmmm, mungkin perlu kita semua mengeluh kepada pemerintah kabupaten bogor, kenapa? Parung; Jampang; Ciseeng; Rumpin; Babakan; Gunung Sindur; Cogreg; dan sekitarnya adalah daerah pertani ikan dan ternak ayam. Mereka para petani yg butuh perhatian untuk fasilitas jalan yg baik agar proses pengiriman barang tdk terlalu lama. ParungPanjang juga merupakan tempat yg baik untuk kegiatan Agrobisnis. Tolong kita sampaikan aspirasi kita ke pihak pemerintah kota bogor. thx
November 12th, 2009 at 4:12 pm
Bersyukurlah yang memiliki wawasan daerah Parung Panjang. Lihat contoh Daerah Depok. dulu mana mau orang tinggal di Depok.diberi aja nggak mau.sekarang pada berebut.
November 21st, 2009 at 6:45 pm
ane teman pimpinan kota bogor,kontrakan ane 4 dicisarua,bahenol,jalan kecisarua asoy,licin mirip sineneng,tetangga ane para pemimpin kota bogor,pada punya villa dan,ehm,simpanan si nyai.
orang parung mah mlarat,siapa yang mau mikirin?pemda taunya fulus dan mulus.lagian diparung paling juga china benteng mlarat ato imigrant gelap dari sumatra .
enakan di cisarua.sagalana aya.pemda bogor,mmmwwwaaah,ente memang paling yahud.
February 4th, 2010 at 12:26 pm
Aku sangat bersyukur kepada ya Allah swt dan sangat terima kasih kepada aparat pemerintah setempat dan yang terkait, alhamdulillah ternyata sudah ada perhatian untuk membangun parung panjang bogor, coba tingkatkan lagi untuk pembangunan tahun ke depan yang lebih baik lagi dan maju menuju pembangunan yang handal, parung panjang terus jaya tanpa mundur. “SELAMAT BERJUANG PEMERINTAHAN PARUNG PANJANG BOGOR” Aku selalu berdo’a kepada Allah SWT Semoga Parung Panjang Bogor dalam lindungannya. amiin ya robbal alamiin
March 13th, 2010 at 4:23 pm
AKU SANGAT BERSYUKUR KEPADA YA ALLAH SWT DAN SANGAT TERIMAKASIH KEPADA APARAT PEMERINTAH SETEMPAT DAN YANG TERKAIT,ALHAMDULILAH TERNYATA SUDAH ADA PERHATIAN UNTUK MEMBANGUN PARUNG PANJANG BOGOR,COBA TINGKATKAN LAGI UNTUK PEMBANGUNAN TAHUN KE DEPAN YANG LEBIH BAIK LAGI DAN MENUJU PEMBANGUNAN YANG HANDAL ,PARUNG PANJANG TERUS JAYA TANPA MUNDUR.”DAN PARUNG PANJANG TIDAK SEPERTI DULU LAGI KARENA SEKARANG FASILITAS Y SU DAH MENDINGA.
March 31st, 2010 at 3:51 am
Parungpanjang tersimpan banyak potensi untuk maju dibandingkan dengan tahun2 sebelumnya, banyak lulusan yang bergelar sarjana dan Magter yang sudah ada di parungpanjang.
Tidak menutup kemungkinan parungpanjang di suatu saat nanti akan mnjadi pusat ekonnomi tinggi dari bbrapa daerah.
April 13th, 2010 at 3:45 pm
Ayo bangun parung bersama
April 22nd, 2010 at 11:01 pm
Kini parung sedikit lebih baik , jalan sudah mulus bisa tarik gas 80 KM Per JAM lebih didepan smp 1 sampai perumnas terus pom dan terus lagi.
semoga bisa terus maju .katanya mau pemekaran jadi bogor barat ? bener gak tuh
mudah-mudahan aja bener , trus ada SAMSAT , jadi gak usah pake KTP NEMBAK dari jkt atawa tng . kan duit pajak nya gak lari ke daerah lain
MUNGKIN KAH !!!!!!!!!!!!!!!!!!
June 10th, 2010 at 4:19 pm
semestinya kita ga harus cuma komentar tentang parunpanjang,kalo kalian bisa memberikan yang terbaik bwt parungpanjang,kenapa ga di lakukan….!!!! w juga warga parungpanjang tapi ga ngeluh ma wilayahnya,,,,yang w keluhin pejabatnya,,,,,kenapa parungpanjang kaya gini…………
June 29th, 2010 at 1:34 pm
Saya sangat prihatin mendengar warga parung panjang bogor katanya pada ngeluh, cobalah jangan ngeluh dan putus asa mari kita bersama-sama mendo’akan kepada Allah SWT semoga Pemerintah dan aparat yang terkait mau menerima keluhan dan memperhatikan warga parung panjang bogor menjadikan kota termaju di KOTA BOGOR ” HIDUP PARUNG PANJANG JAYA TERUS PANTANG MUNDUR “
June 29th, 2010 at 1:54 pm
SELAMAT BERJUANG PARUNG PANJANG
KAMI SEMUA MENGHARAPKAN LEBIH MAJU
DAN TIDAK LAGI MENGALAMI KESUSAHAN DAN PENDERITAAN
AYO KITA BANGKIT DAN BERJUANG DEMI MASA DEPAN PARUNG PANJANG
KITA MASIH ADA WAKTU UNTUK MEMBERBAIKI PEMBANGUNAN
JANGAN MENYERAH DAN PASRAH
INGAT ALLAH BERSAMA KITA
July 30th, 2010 at 11:18 am
cpa bLanX prung panjang 9x da pemimpin_nya,????!!!!
,,,,sya wrga prung panjang,,,,memang parung panjang adalah daerah yang dibilang jauh dan ketin99alan,,,tp sobat2 jangan n9eremehin 9tu aja dunx,,,kn buat maju harus butuh proses 9 bisa langsung maju 9 mungkin kan,?!,,,tenanx aja kan di parung panjang ada skolah IT yang siswanya selalu mengutamakan kedisiplinan dan prestasi demi membawa nama parung panjang maju yaitu nmanya SMK BINA PUTRA MANDIRI wlwpun bru dibangun 3 thun slam tp sklh tuh dah bnyk mmbwa prestasi buat pr pnjang sperti udh sring mengikuti acra smnar2 d luar kota,sering ikut lomba tekno0logi,mengikuti ajang lomba ekstrakulikulernya y6 mmbwa kmenangan dan d sklh twuh jg srng mengadakan sminar teknologi yang tmunya adalah bukan or92 yg mls,,,bhkan kepsek sklh n j9 punya mmpi yg mngkn tdk kn di byngn m sobat2 smua yaitu 10 thn y9 akan dtang siswa SMK BINA PUTRA MANDIRIHARUS ADA YANG MNJADI PRESIDEN y9 bz mbwa pr pnjang mju dan berkembang,,,smoga tercapai,.AMIEN,smua twuh hrz bth perjuangan n doa dr msyrkat pr pnjang.mju terus prung panjang,,,smoga tmbah jaya selalu……)
July 30th, 2010 at 11:32 am
mhn kpd bp2 cmat pr panjang jln tlng untuk dibenahi kmbali dan smpah BAIK D JLN ATAU DI PSR hrus segera dibenahi jg dmi kenyamanan masyarakat pr pnjang juga,,,dan klw bisa gunung yang ada d prung pnjang jgn di hancurin trz dunx,,,udah hutannya di tebangin,,btu dan pasirnya di ambil,,,eh dah 9t bnyk mbl2 gd yang mlewatinya selain berbahaya tu j9 bz mnimbulkan plusi udara di daerah pr pnjang,,,tlng dunx untuk bz meng_kontrol perusakan klestarian hutan dan alamnya,,,klw sdh hncur cpa yang mau tn99ung jwb,,,jangan serakah dunx,,,,alam kan di ciptain tuhan untuk dirawat dan d ja9a oleh manusia bkn untuk diruzak dan d ambil mterialnya kn? hutan yg d jga dmpaknya ju9a akan dirasakan juga oleh kita smua jka hutan dilestarikan dengan baik,,,,kt kan tau skrng dunia l9 ada pemanasan global.sharusnya agar pmanasan global bz kt atasi dengan cra ya tu kt jg klestarian hutan dan lingkungan agar selalu sehat…kan ada pepatah yang mengatakan jika kita menyayangi hutan dan lingkungan maka lingkungan juga akan menyayangi kita juga dan jka lingkungan bersih fkran kt jg akan jernih,,,,tlnX dunx untuk di fikirkan terlebih dhulu tndakan yg akan kt perbuat,,,apakah tindakan yg kt lkukan membwa manfaat atau tdk jgn memikirkan nafsu kt Z kt j9 hrz memikrkan orang lain di sekeli2ng kt juga agar tdk mnyesal; nantinya,,INGAT ITU,,,PLEASE…..)
July 30th, 2010 at 11:38 am
PARUNG PANMJANG BISA
DAN INDONESIA JUGA BISA………
HIDUP INDONESIA…..
July 30th, 2010 at 11:44 am
OH YA SKARANG UDAH ADA KORAN YANG BISA MENGABARKAN DAERAH PARUNG PANJANG LANGSUNG DAN LENGKAP YAITU KORAN RADAR BOGOR…ALHAMDULULAH SEDIKIT DEMI SEDIKIT PARUNG PANJANG BZ MAJU DAN BERKEMBANG…TERIMA KSH KPD ALLA S.W.T,PRA PHAK DAN MASYARAKAT PR. PANJANG ATAS DOA DAN KERJA KERASNYA DLM MEMBANGUN PR. PANJANG….
SEMOGA KT SMUA DIBERI KEMUDAHAN DAN KESABARAN DLM MEMBANGUN PR PANJANG YG KT CNTAI INI………
TERIMA KASIH
WASSALAM
RESTIANA NINGSIH
SMK BINA PUTRA MANDIRI,PARUNG PANJANG,BOGOR,JAWA BARAT,INDONESIA,ASIA TENGGARA,DUNIA))))))))))
August 16th, 2010 at 8:12 am
peningkatan jalan parung panjang-bunar sedang d laksanakan.semoga setelah proyek tersebut selesai, perekonomian parung panjang akan meningkat dan tercapai kesejahteraan masyarakat.
amiin.
August 17th, 2010 at 10:00 pm
sekedar masukan untuk para pejabat yang terkait di tingkat kecamatan.saya prihatin atas lapangan olah raga yang letaknya persis depan kantor kecamatan parung panjang.pada hari HUT kemerdekaan yang ke 65 para PASKRIBA terpaksa melepas alas kakinya hingga yang tertinggal cuma kaos kaki itu disebabkan karena kondisi lapangan yang tak terawat di tambah hujan yang terus menerus mengguyur kota PARUNG PANJANG.kalau saja ada upaya tuk merawat lapangan olah raga yang sangat kita butuhkan itu mungkin kejadian di atas tak pernah terjadi.sekali lagi saya sebagai warga PARUNG PANJANG berharap agar para pejabat terkait mau perduli atas perawatan lapangan.sekian dan terima kasih.
August 24th, 2010 at 10:37 am
Sekarang, parung panjang udah agak mendingan tidak seperti ketika saya tinggalkan 4 tahun yang lalu, tetapi perkembangannya pun ga bagus-bagus amat, masalahnya jalan yang dari parung panjang arah jagabaya masih banyak yang rusak. Entah apa sebabnya sebab katanya masih jadi persengketaan antara kapupaten bogor barat dan bogor selatan apa saya ga tau… yang pasti masih terlalu lelet untuk melek menuju perkembangannya…
September 11th, 2010 at 11:09 am
aduh…………. masa tempat kelahiran ku dijadiin tempat percobaan nuklir sich, biar ancur tapi parung-panjang city tetap kampung ku yang ku rindukan, wkkkkkk……. kira” 50 tahun lagi parung - panjang akan jadi pusat Macau di daerah bogor dan jadi pusat kota penuh dengan Mall, sekarang aja udah banyak Hotel berbintang di daerah lumpang city ( masih parung-panjang loh) hotelnya dari bintang 3 sampe bintang 10 ada, dan selalu penuh tiap bulanya, tapi klw musim lebaran sepi coz tamunya pada diangkut ke pasar semua buat temenin makan ketupat. wkkkkkkk
September 23rd, 2010 at 9:38 am
Perumahan Griya Parung panjang sekarang sudah ada kemajuan dan pembangunan perumahan griya parung panjang sudah di bagusin dan harga sudah naik tinggi makanya saya imbau kepada warga perumahan griya parung panjang jangan pade bubar nanti ente nyesel,… lihat aja nanti perumahan griya parung panjang makal rame semua pasilitas lengkap apa yang kita harapkan terwujud dan terbukti, selamat berjuang perumahan griya parung panjang jangan merejera begitu aja PT Masa Kreasi memperjuangan untuk majunya pembangunan Perumahan Griya Parung Panjang. LANJUTKAN
September 25th, 2010 at 6:18 am
Parung panjang tempat jin buang anak
September 30th, 2010 at 11:04 am
kerennn… keep posting gan
October 16th, 2010 at 1:38 pm
Libur dateng (sabtu-minggu) udah anteb dah, buat istirahat n konsentrasi dah pasti parungpanjang tempatnya, kalo udah mulai beraktivitas rasanya males, bosan, bolak balik jalan perungpanjang gak di jalan protokol, jalan provinsi ataupun jalan lingkungan di perumahan, semua hancur; Pak SBY n’ mentri2nya plesiran donk ke parungpanjang, biar pemkab, kontraktor n depelover pade bebenah, nyang penting dateng jgn peke hely, lewat tuh jalur darat, ye ye ye………..
October 25th, 2010 at 11:58 am
Parung Panjang?
sulit kendaraan, pada jam malam..
gersang..
katanya daerah sengketa, dll..
dan praktis naik kereta yg penuh dengan bau tak sedap..
sudah banyak perumahan yang dibangun disana..
dahulu tinggal disana masih terasa sepii..
angkerr, ga cocok untuk gadis muda belia yang baru menetap disana!
cerita kecil:
tinggalah disana sepasang suami istri yang memiliki dua orang anak, anak pertama perempuan, dan yang kedua laki-laki. Suaminya bernama Heri Sutini bekerja di salah satu pabrik genteng di daerah cikokol, dan istrinya bernama Rosmini hanyalah ibu rumah tangga sajalah. Anak perempuan mereka yang berusian dua belas tahun itu, diasuh dengan neneknya yang menetap di daerah cikokol, dia tidak menginginkan tinggal bersama orang tuanya, dengan alasan yang bermacam. Anak kedua mereka berusia sembilan tahun ikut bersama kedua orang tuanya.
Sehari-hari Rosmini hanya dirumah saja bersama Niki yang masih duduk dibangku sekolah dasar. Terkadang Rosmini sering kali mengeluhkan tentang semua hal pada tetangga barunya yang berada tepat disebelah rumahnya, hal-hal yang dikeluhkan seputar suaminya, Rosmini pernah mengakui tindakan kekerasan dalam hubungan intimnya, dia merasa berat harus hamil lagi dan lagi, belum lagi cerita selingkuhan suaminya dengan sekretarisnya, maklum katanya pula suaminya itu bekerja di perusahaan ayahnya sendiri dan menduduki posisi ayahnya sekarang. Anak perempuannya Riris yang sudah memasuki sekolah ditingkat pertama pun, menjadikannya Rosmini alasan untuk menceritakan ketakutannya bahwa amarah suaminya sangat menyeramkan, lantaran Riris yang bermain terlalu lama dan sempat mandi dirumah tetangganya yang jarak rumahnya tidaklah begitu jauh.
Meski berstatus ibu rumah tangga, Rosmini aktive sekali dalam hal menyelidiki dan menyeruduk. Suara anak kecil yang keluar dari tetangga sebelahnya saja membuat dia merasa terpanggil dan terus mengusut, dibantu dengan ke dua adik perempuannya, mereka mengintip dan terus memperhatikan rumah yang dicurigai terdapat suara anak kecil tersebut, dan barulah keesok harinya dia bertanya, mengapa didalam rumah ada suara anak kecil?
Sedangkan suaminya pak Heri, menyukai persaingan sikut-menyikut. Bak wilayah yang masih baru, dia menginginkan pujian dan pemujaan. Sayangnya dia adalah bermulut sambal. Apapun yang dia keluarkan dari mulutnya, harus dijadikan pujian, jika mendapat teguran, dia akan berulah dan memanipulasi keadaan. Istrinya sebagai kaki tangannya yang akan bergerak berjalan menebar berita, dan saling bergantian.
Bu Ananta yang tinggal bersebelahan dengan rumah mereka korban dari celoteh dan ambisi mereka diwilayah baru tersebut. Usaha yang baru saja hendak dibukanya sudah mendapat isu yang kurang baik, lantaran pak Heri sudah menebarkan bahwa dialah pemilik dari usaha keluarga Ananta, padahal dia sendiri sudah membuka usaha pembuatan SIM asli atau palsu ok dengan nama WIDURI. Beberapa kali Rosmini terlihat sibuk dengan alasannya, entah karena suaminya kena PHK atau lain sebagainya. Pak Heri yang tidak puas dengan itu semua, kembali sibuk menuai kebencian terhadap keluarga Ananta, dia selalu mengeluhkan dengan mengejek keluarga Ananta, begitu juga Rosmini yang turut berkolaborasi jika berada dibelakang keluarga Ananta.
Hari berganti hari, Rosmini melahirkan anaknya yang keempat, mereka mengatakan seharusnya anak mereka sudah tiga, namun meninggal pada saat sudah dilahirkan. Dan yang keepat ini, Rosminipun mengatakan sempat diberi obat untuk menggugurkan kandungannya. Dan diberi nama Aji Sampurna.
Kelakuan Heri dan Rosmini tidak hanya dimulut saja yang suka menebarkan fitnah dan gangguan telinga lainnya. Tangannyapun rajin melemparkan benda-benda ke rumah keluarga Ananta. Lantaran tidak bisa mencari titipannya susu bayinya itu, Rosmini membuang dus susu ke pekarangan rumah keluarga Ananta, hingga dua kali berturut. Hal seperti ini pun tidak dimasalahkan oleh keluarga Ananta.
Setahun kemudian dia pun melahirkan kembali, lahirlah Faiq anak ke lima mereka, Rosmini lagi-lagi menceritakan obat pengguran bayi yang sudah berkali-kali diminumnya, namun bayinya tetap selamat.
Kesempatan untuk memperburuk keluarga Ananta pun bagai benang merah. Hadirnya Cipta Karya merupakan kesempatan Heri untuk mengeluarkan uneg-unegnya yang berlanjut. Cipta Karya sudah hampir setahun tinggal dengan menyewa sebuah rumah tepat didepan rumah pak Heri, karena pihak kecamatan parung panjang melarang mereka berkantor di wilayah kantor kecamatan, kegiatan mereka cukup sederhana mengangkut dan membuat sampah, ternyata mereka ingin mempunyai kegiatan tambahan, namun sayangnya inilah yang menjadi masalah, karena mendapat larangan dan teguran dari beberapa pihak, sehingga menimbulkan masalah pada keluarga Ananta, maklum kegiatan yang mereka inginkan adalah intip mengintip anak perempuannya pak Ananta dan mencampuri urusan usaha milik keluarga Ananta.
Rosmini mulai bertingkah, seusai magrib, dia selalu mendengar Raya anak pak Ananta membaca lantunan ayat-ayat al-quran, dan untuk ketiga kalinya, dia mulai merencanakan sesuatu. Pria-pria dari Cipta Karya yang duduk nongkong pun mendengar suara Raya yang sedang mengaji, namun mereka hanya berkomentar saja. Rosmini lewat anaknya Niki meminta Raya untuk memandikan Aji pada saat itu juga namun ditolaknya. Penolakkan tersebut membuat Rosmini gusar, esok paginya Rosmini memanggil mama Fitri dan menceritakan perilaku keluarga Ananta yang tidak ingin tolong-menolang, dengan alasan “bapaknya belum pulang.”-heri. Pak Heri pun merasa tidak suka kemudian dengan perilaku yang anehnya berbicara pada dinding yang bersuara pintu kamar mandi, “he..he.. bapaknya belum pulang.”
Mendengar kondisi Cipta Karya pak Heripun menjadi merasa punya kesamaan, dan dia menceritakan sesuai dengan yang didalam otaknya. Alhasil, Cipta Karya kembali membuat keramaian yang merusuhkan keluarga Ananta. Suara tawa kelakar keji pihak Cipta Karya yang menjelek-jelekan keluarga Ananta merupakan malam terakhir mereka, karena keesok harinya rumah sewa yang mereka tempati itu sudah kosong. Dan Rosmini dengan sigapnya segera menemui dengan gaya kilatnya, “mereka pindah bukan karena itu, harganya mahal..” kemudian berlalu, bu Ananta dan Raya hanya tercengang, melihat perilaku Rosmini yang tidak bisa berbasa-basi itu..
Beberapa hari Cipta Karya mengkosonkan, Ucok si tukang ojek menjadi bertanya-tanya, dan menemui Heri dan Rosmini, akhirnya, Raya kembali mendapat serangan dari pihak tukang ojek dan lain sebagainya ..
Rosmini dengan kegiatan kasak-kusuk itu senang sekali membuat kusuk kehidupan Raya, tiada hari tanpa buat gaduh fitnah buat keluarga Ananta supaya dipermasalahkan. Raya yang menginginkan kenyamanan akhirnya memutuskan untuk mendatangi mereka dan berbicara dewasa agar kedengkian Heri dan Rosmini tidak terus berlanjut, apalagi Raya tidak menyenangi apabila dinding kamarnya penuh dengan perkataan keji.
Heri dan Rosmini tidak menerima semua teguran, dan akhirnya kasak-kusuk yang mereka lakukan lebih panas lagi dan manipulasi alibi terus dilakukan, meski terlihat gaya kekanak-kanakan.
Sudah hampir beberapa bulan ini, strategi Raya berhasil. Dia sudah tidak lagi mendengar celotehan runyamnya Rosmini yang membuat bising. Tapi sesekali dia bisa mendengar sakit jiwanya Rosmini yang tertawa riang jika terlihat Raya merasa kesusahan, begitu juga adik dari Rosmini memiliki dukungan terhadap Rosmini.
Babak ketiga, terjadi lagi keramaian yang terjadi di wilayah komplek beringin. Kini pelakunya adalah pak Ujang makelar mobil yang stress. Dan akhirnya Cipta Karya, Ujang, pak Heri, dan tukang ojek CS-ucok;ali; dll sibuk mengganggu Raya dan merekapun terus menyerang jika Raya mengadukan pada orang tuanya.
Menjelang subuh, dimulailah Drama yang dipersembahkan buat Rosmini sebagai obat karena pelarangan menggosipin Raya-teguran Raya terhadapnya beberapa tahun lalu. Temanyanya “benar memangnya Raya anak soleh? kenapa kok diganggu ga boleh?”, Heri, Rosmini, Niki dan Aji serta neneknya telah siap menyambut suara dibalik dinding, .. mereka memulainya ketika suara air wudu di dinding sudah mulai terdengar,
“terus sorakin lagi ..” ..
“lebih kenceng lagi ..”..
“sekali lagi ..”..
Aji dengan suara anak-anaknya mengikuti perintah ibunya-Rosmini, yang berteriak semangat menjelang subuh.. “emangnya dia anak soleh?”
beberapa hari kemudia di bulan ketiga tahun 2005 adalah awal dari kehancuran Raya, mereka menggunakan cara curang lewat belakang. Dan semua yang memiliki sakit jiwa-pesakitan yang sudah bertahun-tahun menjadi sembuh karena Raya sudah disakiti, Rosmini mendapat kelegaan karena akhirnya bisa dengan ceria mengucapkan kerusuhan begitu juga Heri suaminya, Ujang kemudian bergegas pindah, ojek CS-ucok; ali dll berpura-pura tidak mengetahui,..
The End,
Mereka kembali pada prilaku sebelumnya dan lebih parah, dan saling membantu, ketika setahun setelah musibah Heri mulai membunyikan peluit kasak kusuknya, dan Raya membeberkan pembenarnya, akhirnya Raya tidak mendapat dukungan sedangkan dinding kamarnya terus bersuara mengganggu setiap jam tidur .. Raya telah pindah dari kampung parung panjang.
-Parung Panjang Erorr-
October 25th, 2010 at 12:04 pm
look at:
Heri Sutini&Rosmini
Perumnas 1
Jl beringin Raya no 18
parung panjang
-makelar gila perawan-
December 9th, 2010 at 6:43 pm
Parungpanjang akan maju bila kita maju, bila tetangga maju, bila sudara kita maju, bila teman kita maju, bila warga parungpanjang semuanya maju maka parungpanjangpun akan maju.
jangan berharap Pemerintah yang akan memajukan kita, karena mereka ada diparungpanjang sekedar melaksanakan tugas, Prp. hanya transit untuk ketempat yg lebih baik,
kami percetakan cemerlang ikut mewarnai Parungpanjang kearah yg lebih Cemerlang, dukunglah kami, karena kami tanpa rekan2 takkan bisa ikutmemajukan Parungpanjang
December 9th, 2010 at 6:45 pm
Percetakan Cemerlang membantu & memberi solusi untuk masalah cetakan di Parungpanjang, Segala hal mengenai cetakan hubungi kami